Monday, December 10, 2018

psikologi pendidikan


1.      Pengertian Psikologi Pendidikan

a.       Psikologi
Kata psikologi berasal dari bahasa inggris psychology yang dalam istilah lama disebut ilmu jiwa. Kata pyche yang berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Jadi, psikologi berarti ilmu jiwa.
Psikologi pada mulanya digunakan para ilmuan dan para filosof sebagaimana disebutkan oleh Reber untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam memahami akal pikiran dan tingkah laku aneka ragam makhluk hidup mulai yang primitif sampai yang paling modern. Namun ternyata tidak cocok, lantaran menurut para ilmuan dan filosof, psikologi memiliki batas-batas tertentu yang berada diluar kaidah keilmuan dan etika falsafi.
Sebelum menjadi disiplin ilmu yang mandiri pada tahun 1879 M, psikologi memiliki akar-akar yang kuat dalam ilmu kedokteran dan filsafat yang hingga kini (sekarang) masih tampak pengaruhnya. Dalam ilmu kedokteran, psikologi berperan menjelaskan apa-apa yang terpikir dan terasa oleh organ-organ biologis (jasmaniah). Sedangkan dalam filsafat, psikologi berperan serta dalam memecahkan masalah-masalah rumit yang berkaitan dengan akal, kehendak, dan pengetahuan. Karena kontak dengan berbagai disiplin itulah, maka timbul bermacam-macam defenisi psikologi yang satu sama lain berbeda, seperti:
1. Psikologi adalah ilmu mengenai kehidupan mental (the science of mental life)
 2. Psikologi adalah ilmu mengenai pikiran (the science of mind)
 
b.      Pendidikan
            Istilah pendidikan berasal dari kata “didik”, dengan memberinya awalan “pe” dan akhiran “kan” mengandung arti “perbuatan” (hal, cara dan sebagainya). Istilah pendidikan ini awalnya berasal dari bahasa Yuanani, yaitu “paedagogie”, yang berarti bimbingan yang diberikan kepada anak. Istilah ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan “education” yang berarti pengembangan atau bimbingan.
c.       Psikologi Pendidikan
            Ada banyak defenisi yang diutarakan para ahli terkait psikologi pendidikan, diantara salah seorang ahli yang menganggap psikologi pendidikan sebagai subdisiplin psikologi terapan adalah Arthur S. Reber (1988, seorang guru besar psikologi pada Brooklyn College, University of New York City). Dalam pandangannya, psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal sebagai berikut: (1) Penerapan prinsipprinsip belajar dalam kelas, (2) Pengembangan dan pembaharuan kurikulum, (3) Ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan, (4) Sosialisasi proses-proses dan interaksi proses-proses.
            Menurut Pemahaman Penulis, Psikologi pendidikan berarti bimbingan yang diberikan kepada anak melalui kedakatan jiwa dan rasa untuk dapat merubah presfektif negatif anak mengenai pendidikan sekaligus meningkatkan rasa kecintaan kepada pendidikan.
(Lahey 2012)



 

No comments:

Post a Comment